Kamis, 07 Januari 2016



PENGERTIAN SEJARAH MENURUT PARA AHLI

Herodotus
Herodotus yang merupakan bapak sejara mengemukakan pendapatnya tentang apa itu sejarah, berikut pendapatnya tersebut: sejarah tidak berkembang ke arah depan dengan tujuan yang pasti, melainkan bergerak seperti garis lingkaran yang tinggi rendahnya diakibatkan oleh keadaan manusia.
Ibnu Khaldun
Mendefinisikan sejarah sebagai catatan tentang masyarakat umat manusia atau peradaban dunia, tentang perubahan-perubahan yang terjadi pada watak masyarakat itu.
Sartono kartodidjo
Menurut Sartono Kartodidjo, sejarah dapat dibedakan dalam tiga jenis, yaitu sejarah mentalitas (mentalited history), sejarah sosial (sosiological history), dan sejarah struktural (structural history).
Roeslan Abdulgani
Mengemukakan bahwa sejarah ialah ilmu yang meneliti dan menyelidiki secara sistematis keseluruhan perkembangan masyarakat serta kemanusiaan di masa lampau beserta kejadian-kejadiannya; dengan maksud untuk menilai secara kritis seluruh hasil penelitiannya, untuk dijadikan perbendaharaan-pedoman bagi penilaian dan penentuan keadaan masa sekarang serta arah progres masa depan. Ilmu sejarah ibarat penglihatan tiga dimensi; pertama penglihatan ke masa silam, kedua ke masa sekarang, dan ketiga ke masa yang akan datang. Atau dengan kata lain, dalam penyelidikan masa silam tidak dapat melepaskan diri dari kenyataan-kenyataan masa sekarang yang sedang dihadapi, dan sedikit banyak tidak dapat kita melepaskan diri dari perspektif masa depan.
Nugroho Notosusanto
Sejarah menurut Nugroho Notosusanto:
a. Sejarah dapat memberikan kesenangan estetis (rekreatif); b. Sejarah dapat menemukan ide ide yang berguna bagi pemecahan berbagai permasalahan bagi kehidupan manusia sekarang (inspiratif); c. Sejarah merupakan alat bantu pembelajaran yang menyampaikan pesan masa lalu (instruktif); d. Sejarah memberikan pelajaran bagi kita tentang mencapai kenerhasilan (edukatif)
Hegel
Hegel berpendapat, bahwa sejarah terbagi menjadi sejarah asli, sejarah reflektif, dan sejarah filsafati. Pertama sejarah asli, yang memaparkan sebagian besar terbatas pada perbuatan, peristiwa dan keadaan masyarakat yang ditemukan di hadapan mereka. Kedua sejarah reflektif, adalah sejarah yang cara penyajiannya tidak dibatasi oleh waktu yang dengannya penulis sejarah berhubungan. Ketiga sejarah filsafati. Jenis ini tidak menggunakan sarana apapun kecuali pertimbangan pemikiran terhadapnya.
Britannica
menurut Britannica "disiplin yang mempelajari rekaman kejadian secara kronologis (menyangkut negara dan
manusia) berdasarkan pengujian kritis atas materi sumber dan biasanyamenyajikan penjelasan atas penyebabnya,"
Wikipedia
Wikipedia menyebut "Sejarah adalah narasi dan penelitian kejadian masa lalu yang sinambung dansistematis."

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar