Kamis, 07 Januari 2016



100 CABANG-CABANG BIOLOGI

1.       Aerobiologi  ilmu yang mempelajari partikel organik yang dapat diangkut oleh udara
2.       Agroforestri  ilmu yang mempelajari bentuk pengelolaan sumber daya yangmemadukan kegiatan
pengelolaan hutan atau pohon kayu-kayuan dengan penanaman komoditas atau tanaman jangka pendek
3.       Agronomi, ilmu yang mempelajari tentang tanaman budidaya

4.       Algologi, ilmu yang mempelajari tentang alga
5.       Anatomi atau ilmu urai tubuh, ilmu yang mempelajari tentang bagian-bagian tubuh
6.       Anatomi Perbandingan, ilmu mengenai persamaan dan perbedaan anatomi dari makhluk hidup.
7.       Andrologi, ilmu yang mempelajari tentang macam hormon dan kelainan reproduksi pria
8.       Anestesiologi, disiplin ilmu yang mempelajari penggunaan anestesi.
9.       Angiologi, ilmu yang mempelajari penyakit sistem peredaran darah dan sistem limfatik
10.   Antropologi biologi, ilmu yang mempelajari penelitian biologis dan budaya tentang keanekaragaman manusia, evolusi manusia, dan pembandingan anatomi, perilaku, sejarah, dan ekologi primat di masa lampau dan kini

11.   Apiologi, ilmu yang mempelajari tentang lebah termasuk ternak lebah
12.   Arachnologi, ilmu yang mempelajari tentang laba-laba.
13.   Artrologi, ilmu yang mempelajari tentang sendi (penyakit sendi)
14.   Artropodologi, ilmu yang mempelajari tentang hewan artropoda
15.   Astrobiologi, studi yang mempelajari evolusi, distribusi, dan masa depan kehidupan di alam semesta
16.   Bakteriologi, ilmu yang mempelajari tentang bakteri
17.   Batrakologi, ilmu yang mempelajari tentang amphibian
18.   Biofarmaka, ilmu yang mempelajari budidaya tanaman obat
19.   Bioinformatika, ilmu yang mempelajari penerapan teknik komputasional untuk mengelola dan menganalisis informasi biologis
20.   Biologi Air Tawar, ilmu yang mempelajari kehidupan dan ekosistem habitat air tawar
21.   Biologi Evolusioner, ilmu yang mempelajari asal-usul spesies yang memiliki nenek moyang sama, dan penurunan spesies, serta perubahan, pertambahan, dan diversifikasinya sejalan dengan waktu.
22.   Biologi Integratif, ilmu yang mempelajari organisme secara keseluruhan melalui fokus antarmuka antara biologi dan fisika, kimia, teknik, pencitraan, dan informatika
23.   Biologi Kelautan, ilmu yang mempelajari kehidupan di laut (makhluk hidup beserta interaksinya dengan lingkungan)
24.   Biologi Konservasi, studi tentang pelestarian, perlindungan, dan restorasi lingkungan alam, ekosistem alami, vegetasi, dan satwa liar
25.   Biologi Kuantum, ilmu yang mempelajari aplikasi dari mekanika kuantum terhadap objek biologi dan permasalahannya
26.   Biologi Lingkungan, ilmu yang mempelajari lingkungan beserta permasalahan dan solusinya, dengan mengintegrasikan akademik ilmu fisik dan biologi
27.   Biologi Molekuler, kajian biologi pada tingkat molekul
28.   Biologi Pembangunan, ilmu yang mempelajari lingkungan hidup dalam ruangan
29.   Biologi Perkembangan, ilmu yang mempelajari tentang proses pertumbuhan dan perkembangan organism
30.   Biologi Populasi, ilmu yang mempelajari tentang populasi organisme, terutama pengaturan jumlah populasi, ciri-ciri sejarah kehidupan populasi, dan kepunahannya
31.   Biologi Psikologi, ilmu yang mempelajari pengaruh timbal balik antara bidang psikologis dan biologis terhadap satu sama lain
32.   Biologi Reproduksi, cabang biologi yang mendalami tentang perkembangbiakan
33.   Biologi Sintesis, ilmu yang menggabungkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mempelajari desain dan konstruksi fungsi biologis baru serta sistem yang tidak ditemukan di alam
34.   Biokimia, kajian biologi yang mempelajari kimia makhluk hidup
35.   Biofisika. cabang ilmu biologi yang mengkaji aplikasi aneka perangkat dan hukum fisika untuk menjelaskan aneka fenomena hayati atau biologi
36.   Biogeografi, cabang dari biologi yang mempelajari tentang keaneka ragaman hayati berdasarkan ruang dan waktu
37.   Biomatematika, ilmu yang mempelajari penelitian kuantitatif dari proses biologis, dengan penekanan pada pemodelan
38.   Biomekanika, ilmu yang mempelajari penerapan prinsip mekanik untuk sistem biologis
39.   Bionik, ilmu yang mempelajari penerapan metode biologis dan sistem yang ditemukan di alam untuk penelitian dan desain sistem rekayasa dan teknologi modern
40.   Biostatistika, (gabungan dari kata biologi dengan statistika; kadang-kadang dirujuk sebagai biometri atau biometrika) adalah penerapan ilmu statistika ke dalam ilmu biologi
41.   Bioteknologi, cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa
42.   Botani, ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan
43.   Bryologi, ilmu yang mempelajari tentang bryophyte
44.   Cetologi, ilmu pengetahuan yang mempelajari cetacean
45.   Conchologi, ilmu pengetahuan yang mempelajari kulit moluska
46.   Dendrokronologi, ilmu yang mempelajari analisis cincin lingkaran tahunan pada batang berkambium
47.   Dendrologi, ilmu yang mempelajari tentang pohon maupun tumbuhan berkayu lainnya, seperti liana dan semak
48.   Dermatologi, ilmu yang mempelajari kulit dan penyakitnya
49.   Ekofisiologi, ilmu yang mempelajari adaptasi fisik suatu organisme terhadap kondisi lingkungannya
50.   Ekologi, ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan lingkungannya
51.   Ekologi molekuler, ilmu yang mempelajari ekologi pada tingkat molekul
52.   Embriologi, ilmu yang mempelajari tentang perkembangan embrio
53.   Endokrinologi, ilmu yang mempelajari tentang hormone
54.   Entomologi, Ilmu yang mempelajari tentang serangga
55.   Epidemiologi, ilmu yang mempelajari tentang penularan penyakit
56.   Epigenetik, ilmu yang mempelajari perubahan dalam ekspresi gen yang disebabkan oleh mekanisme selain perubahan dalam urutan DNA yang mendasarinya
57.   Epizoologi, ilmu mengenai penyakit menular yang menjangkiti hewan, biasanya hewan ternak
58.   Etnobiologi, ilmu yang mempelajari hubungan yang dinamis antara manusia, biota, dan lingkungan dari jaman dahulu hingga sekaranz
59.   Etnobotani, ilmu yang mempelajari hubungan manusia dan tumbuhan
60.   Etnozoologi, ilmu yang mempelajari hubungan manusia dan hewan
61.   Etologi, cabang ilmu zoologi yang mempelajari perilaku atau tingkah laku hewan, mekanisme serta faktor-faktor penyebabnya
62.   Eugenetika, ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat
63.   Evolusi, ilmu yang mempelajari perubahan makhluk hidup dalam jangka panjang
64.   Enzimologi, ilmu yang mempelajari tentang enzim
65.   Farmakologi, ilmu yang mempelajari obat-obatan, interaksi dan efeknya terhadap tubuh manusia
66.   Fenologi,  ilmu yang mempelajari pengaruh iklim atau lingkungan sekitar terhadap penampilan suatu organisme atau populasi
67.   Fikologi, ilmu yang mempelajari tentang alga.
68.   Filogeni, kajian mengenai hubungan di antara kelompok-kelompok organisme yang dikaitkan dengan proses evolusi yang dianggap mendasarinya
69.   Fisiologi, Ilmu yang mempelajari tentang faal/fungsi kerja tubuh
70.   Fisioterapi, Ilmu yang mempelajari tentang pengobatan terhadappenderita yang mengalami kelumpuhan atau gangguan otot
71.   Fitopatologi, cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari penyakit tumbuhan akibat serangan patogen ataupun gangguan ketersediaan hara
72.   Florikultura, ilmu hortikultura yang mempelajari segala hal tentang tanaman hias
73.   Gastrologi, ilmu yang mempelajari tentang salurang pencernaan, terutama lambung dan usus
74.   Genetika, ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat
75.   Genetika Ekologi, ilmu yang mempelajari genetika dalam ciri-ciri ekologi
76.   Genetika Evolusioner, ilmu yang mempelajari evolusi dari pewarisan sifat mahkluk hidup
77.   Genetika Kuantitatif, Cabang genetika yang membahas pewarisan sifat-sifat terukur (kuantitatif atau metrik)
78.   Geobiologi, ilmu yang menggabungkan geologi dan biologi untuk mempelajari interaksi organisme dengan lingkungan mereka
79.   Geriatri, ilmu yang mempelajari penyakit dari kaum berusia lanjut
80.   Gerontologi, ilmu yang mempelajari melalui berbagai aspek terhadap proses penuaan yaitu melalui pendekatan biologis, psikologis, sosial, ekonomi, kesehatan dan lingkungan
81.   Genetika, ilmu yang membahas transmisi bahan genetik pada ranah populasi
82.   Genetika kuantitatif, cabang genetika yang membahas pewarisan sifat-sifat terukur (kuantitatif atau metrik), yang tidak bisa dijelaskan secara langsung melalui hukum pewarisan Mendel
83.   Genetika molekuler, cabang genetika yang mengkaji bahan genetik dan ekspresi genetik di tingkat subselular (di dalam sel)
84.   Genetika populasi, ilmu yang mempelajari transmisi bahan genetik pada ranah populasi
85.   Ginekologi, ilmu yang khusus mempelajari penyakit-penyakit sistem reproduksi wanita (rahim, vagina dan ovarium)
86.   Genomika, ilmu yang mempelajari tentang bahan genetik dari suatu organisme atau virus
87.   Helminthologi, ilmu yang mempelajari tentang cacing
88.   Hematologi, ilmu yang mempelajari darah, organ pembentuk darah dan penyakitnya
89.   Herbakronologi, ilmu yang mempelajari analisis cincin pertumbuhan tahunan (atau cincin sederhana tahunan) dalam xylem akar sekunder tanaman herbaceous
90.   Herpetologi, ilmu yang mempelajari reptilia dan ampibia (ular dan kadal)
91.   Histologi, ilmu yang mempelajari tentang jaringan
92.   Histopatologi, cabang biologi yang mempelajari kondisi dan fungsi jaringan dalam hubungannya dengan penyakit
93.   Higiene, ilmu yang mempelajari tentang kesehatan makhluk hidup
94.   Hortikultura, ilmu pertanian yang mempelajari budidaya tanaman dari proses menanam sampai pasca panen yang meliputi tanaman sayur, buah-buahan, dan tanaman hias
95.   Hortikultura Lanskap, ilmu hortikultura yang khusus membahas tentang pemanfaatan tanaman hortikultura, terutama tanaman hias dalam penataan lingkunganIkhtiologi, ilmu yang mempelajari tentang ikan
96.   Ilmu gulma, ilmu yang mempelajari gulma, perilakunya, dan pengendaliannya
97.   Ilmu kedaruratan medis, ilmu yang mempelajari pertolongan pertama pada suatu penyakit
98.   Ilmu kedokteran forensik, ilmu yang memanfaatkan ilmu kedokteran untuk kepentingan penegakan hokum
99.   Ilmu kedokteran gigi, ilmu mengenai pencegahan dan perawatan penyakit atau kelainan pada gigi dan mulut melalui tindakan tanpa atau dengan pembedahan
100. Ilmu kedokteran hewan, ilmu yang menerapkan prinsip-prinsip ilmu kedokteran, diagnosis, dan terapi pada hewan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar